NAFAS HIDUP

NAFAS HIDUP

Yohanes 17 : 1 – 11

Saudara-saudara, jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus,

Ada ungkapan: Doa adalah nafas kehidupan. Benar. Doa adalah cara kita berkomunikasi setiap saat secara spiritual dengan Tuhan Allah. Melalui doa kita memuji dan mengagungkan nama Tuhan, memohon kemurahan dan berkat Tuhan, mengakui dosa dan memohon pengampunan-Nya. Melalui doa kita juga mengakui akan kuasa, kemuliaan dan kemaharajaan Allah. Tanpa doa, kita tidak memiliki kehidupan yang sesungguhnya, karena hidup kita akan terpisah, terputus dan tidak memiliki relasi dengan Tuhan Allah.

Bacaan kita adalah doa Tuhan Yesus kepada Bapa-Nya untuk para murid. Mereka akan mengalami berbagai kesukaran di dalam dunia.”Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira, kamu akan berdukacita..” (Yohanes 16:20a) Oleh karenanya Tuhan Yesus di dalam doa-Nya memohon kepada Bapa-Nya agar Bapa memelihara para murid dengan Nama-Nya yang berkuasa dan supaya mereka tidak tercerai-berai tetapi tetap menjadi satu (Yohanes 17:11). Dengan pemeliharaan Allah yang mahakuasa, maka segala kesukaran dan dukacita akan diubah menjadi sukacita (Yohanes 16:20b).

Dalam kesibukan, kerepotan kerja sehari-hari, dan di tengah permasalahan yang membebani hidup, sering kali orang melupakan Doa. Kadang orang lebih percaya pada kekuatan dan akal-budinya sendiri untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, atau menyerah total. Bacaan kita mengingatkan tentang pentingnya doa. Yesus mendoakan para murid dan memohon pemeliharaan Allah Bapa. Marilah kita juga berdoa kepada Tuhan Allah  yang adalah Bapa sorgawi kita. Kita jadikan doa sebagai cara kita selalu berhubungan dengan Allah dan menyembah Dia setiap saat, agar hidup kita selalu terpelihara. Mari menjadikan doa sebagai nafas hidup. Amin. (ds)

Share

Recommended Posts

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of

wpDiscuz