MELATIH CINTA

MELATIH CINTA

Matius 22 : 34- 46

Tinggal di rumah selama masa Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020, seharusnya menjadi kesempatan indah untuk menyegarkan kembali gairah kehidupan keluarga yang sekian lama terasa kering akibat rutinitas keseharian. Namun, tidak sedikit pula orang yang tinggal di rumah justru melahirkan masalah baru. Persoalan muncul akibat perjumpaan yang terus menerus dalam jangka waktu yang lama. Cinta bukan hanya semata soal hubungan laki-laki dan perempuan. Cinta juga bukan hanya soal emosi dan rasa memiliki. Akan tetapi kesadaran bersama melestarikan nilai kebaikan, belas kasih sayang, pengorbanan diri, empati, simpati, perhatian, dan sebagainya dalam bingkai cinta. Oleh karena itu, nilai yang penting ini harus terus dilatihkan di dalam keluarga saat ini yang telah terkikis oleh rupa individualistik dan gaya hidup modern.

Dalam renungan kita minggu ini, melalui dialog tentang Hukum Kasih, mengasihi Allah dan sesama manusia ini bukan dengan perasaan yang samar-samar, melainkan dengan komitmen  penuh yang  diwujudkan dalam devosi kepada  Allah  dan pelayanan praktis kepada sesama manusia. Menghadirkan cinta di dalam kehidupan keluarga tentu tidak cukup hanya dengan membaca, mendengarkan, dan merenungkan firman Tuhan maupun literasi pendukung lainnya. Dibutuhkan pula tindakan yang terus dilatihkan dalam keseharian hidup, mengingatkan kita untuk tidak sekadar memahami tentang cinta kasih dalam kehidupan kita, melainkan juga menghidupi cinta tersebut melalui tindakan. Karena cinta kasih adalah perintah Allah bagi manusia dalam mewujudkan kekudusan di dalam hidupnya. Jadi bagaimana ? apakah cinta kasih kita mulai hambar… ? jangan biarkan cinta itu pudar, mari tumbuhkan kembali dan latihlah hati kita untuk terbiasa menumbuhkannya dalam keluarga kita.

Mari tumbuhkan cinta dalam keluarga….

Share

Recommended Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *