IMANUEL : PEMENUHAN JANJI PEMULIHAN

IMANUEL : PEMENUHAN JANJI PEMULIHAN

Roma 1 : 1 – 7

Banyak hal yang membuat orang tidak sanggup dan tidak berani melangkah. Salah satunya adalah ketakutan. Setiap orang pernah merasa takut dan memiliki sumber ketakutannya masing-masing.  Hanya saja sering kali yang terjadi, ketakutan membuat seseorang melakukan sesuatu di luar batas logika kewajaran. Karena itu muncul dalam dunia kedokteran kata fobia.  Menurut Wikipedia, fobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Menarik, ada perbedaan bahasa antara pengamat fobia dengan seorang pengidap fobia.  Pengamat fobia menggunakan bahasa logika, sementara seorang pengidap fobia biasanya menggunakan bahasa rasa.  Ketika berbicara rasa, tentu saja pengalaman fobia setiap orang akhirnya menjadi berbeda-beda, walaupun dengan kasus yang sama.  Wikipedia juga menegaskan sebenarnya dalam keadaan normal setiap orang memiliki kemampuan mengendalikan rasa takut.  Akan tetapi bila seseorang terpapar terus menerus dengan subyek fobia, hal tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya fiksasi.  Fiksasi adalah suatu keadaan di mana mental seseorang menjadi terkunci, yang disebabkan oleh ketidak-mampuan orang yang bersangkutan dalam mengendalikan perasaan takutnya. Fiksasi inilah yang sering kali juga hinggap pada banyak orang (termasuk orang Kristen) ketika berhadapan dengan sumber-sumber ketakutannya secara intens, baik soal pekerjaan, rumah tangga, ekonomi, jodoh,usaha, pertemanan, dan lain sebagainya.  Ada satu titik di mana sering kali orang Kristen mengalami tidak hanya mental yang terkunci, tetapi juga spiritual yang terkunci.  Spiritualitas tidak lagi bekerja secara semestinya,  tetapi hilang ditelan ketakutan-ketakutan logika serta rasa.

Lewat perenungan kali ini jemaat diingatkan untuk tetap percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita di dalam ziarah seluruh kehidupan kita, baik dalam suka maupun duka. Sehingga kita berani melangkah dengan mantap dalam iman, berserah pada Tuhan, tidak takut dan hidup di dalam kehendak Allah.

Share

Recommended Posts

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of

wpDiscuz