HIDUP BERSAMA YANG SALING MENGAMPUNI

HIDUP BERSAMA YANG SALING MENGAMPUNI

Matius 18 : 21 – 35

Äpakah Anda sedang bermasalah dengan saudaramu?” Pesan Tuhan hari ini “Maafkanlah mereka”. Salah satu wujud dari Kasih adalah memaafkan atau mengampuni. Kristus mendorong umatNya untuk menjadi orang yang  dewasa dalam Kristus, berbeda dengan nilai dunia. Ketika bicara tentang mengasihi adalah sampai pada standar Kasihilah musuhmu (Matius 5:44). Hari ini kita juga merenungkan standar tinggi yang diinginkan oleh Tuhan tentang memaafkan, yaitu tentang pengampunan tanpa batas.

“Berapa kali aku harus memaafkan saudaraku jika ia berbuat dosa?”Pertanyaan Petrus ini sebenarnya mewakili pertanyaan kita sendiri saat kita sudah jengkel, kesal ketika menghadapi seseorang yang selalu meminta maaf. Jawaban Yesus sungguh tak mudah ”Bukan  sampai tujuh  kali,  melainkan sampai tujuh  puluh kali tujuh kali.” Artinya kita diminta untuk mengampuni seseorang terus menerus, tak terbatas. Betapa beratnya bukan? Kisah yang diceritakan berikutnya dalam perikop tentang seseorang yang telah diampuni karena hutang yang sangat besar pada Raja namun dikasihani dan dibebaskan. Namun saat orang tersebut yang telah mendapatkan pengampunan bertemu dengan orang yang berhutang padanya namun malah tidak mengampuni bahkan menghukumnya. Rasanya seperti itulah gambaran kita yang sulit mengampuni ini. Rasanya kita pun sedang disindir, kita yang telah diampuni oleh Tuhan dari dosa-dosa besar kita, ternyata sulit atau bahkan tidak mau mengampuni orang yang bersalah pada kita.

Mari kita saling mengampuni karena Tuhan sendiri telah memberi teladan dalam pengampunan. Mulailah dari hal-hal kecil untuk menerima permintaan maaf dan membiasakan diri juga untuk meminta maaf. Kebiasaan untuk mengampuni mengajarkan kita untuk lebih bisa memberi maaf. Hidup bersama yang saling mengampuni harus mulai diajarkan sejak dini di tengah keluarga, sehingga hati kita dibentuk lebih lembut dan lebih besar untuk menerima permintaan maaf dan memberi pengampunan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *