Gereja yang Ramah

Gereja yang Ramah

Matius 1 : 41 – 42

Bacaan hari ini adalah bagian dari pesan-pesan Tuhan Yesus kepada murid-murid- Nya. Ia menyampaikan apa saja yang akan dialami oleh murid-murid-Nya dan apa yang akan mereka terima. Dan pada akhirnya pesan-pesan itu pun diakhiri dengan sebuah pengutusan: “Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.” Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa dalam melakukan sebuah penyambutan, bukan hanya sekadar menerima dengan baik, tetapi juga bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik dan ramah pula.

Dan dalam situsi dan kondisi seperti saat ini, akan menjadi sebuah tantangan bagi kita semua sebagai murid Kristus, kita diingatkan: sadar atau tidak, bahwa hubungan dengan sesama memiliki nilai yang sangat dalam. Karena di dalam relasi dengan sesama itu kita adalah representasi dan simbol kehadiran Kristus. Yesus mengajar bahwa Ia hadir di dalam kehidupan kita ketika kita menyambut orang lain dan mendemonstrasikan keramah-tamahan. Demikian juga ia hadir ketika orang lain melaksanakan hal yang sama terhadap kita. Setiap pelayanan yang kita lakukan terhadap sesama adalah pelayanan terhadap Yesus.

Gereja kita tahun ini genap memasuki usia ke-29 tahun. Sudah masuk usia yang cukup matang. Untuk itu, sudah sepatutnya kita semakin bertumbuh menjadi gereja yang ramah. Ramah dalam bertindak, ramah dalam berkata-kata dan ramah dalam melayani sesama. Selamat ulang tahun GKJ Eben Haezer, selamat melayani dan selamat menjadi berkat.

Share

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of

wpDiscuz